Sejarah WKRI

Wanita Katolik Republik Indonesia, atau WKRI, adalah organisasi perempuan Katolik yang ada di berbagai daerah di Indonesia. WKRI sudah berdiri cukup lama dan secara resmi berbadan hukum sejak 5 Februari 1952.
Kalau melihat sejarahnya, WKRI sebenarnya sudah mulai sejak 26 Juni 1924 di Yogyakarta. Waktu itu namanya masih Poesara Wanita Katholiek. Organisasi ini diprakarsai oleh Raden Ayu Maria Soelastri Soejadi Sasraningrat Darmaseputra, bersama teman-temannya yang merupakan alumni sekolah guru putri Mendut.
Seiring berjalannya waktu, WKRI berkembang dan sekarang punya kepengurusan mulai dari tingkat paling dekat dengan anggota, yaitu ranting, kemudian cabang, daerah, sampai pusat yang berada di Jakarta.
WKRI juga tidak hanya bergerak di dalam negeri. Sebagai organisasi perempuan Katolik, sejak 1957 WKRI bergabung dengan World Union of Catholic Women’s Organisations (WUCWO), yaitu organisasi perempuan Katolik internasional yang anggotanya berasal dari sekitar 100 negara.
Jadi, secara sederhana, WKRI adalah wadah bagi perempuan Katolik untuk berkumpul, saling mendukung, belajar, dan ikut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial serta kehidupan masyarakat, sambil tetap membawa nilai-nilai Katolik dalam kesehariannya.