Wanita Katolik RI Bersaksi di Tengah Masyarakat
“Bersaksi bukan sekadar berbicara tentang iman, melainkan menghadirkan kasih Kristus melalui karya nyata di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat.”

“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.” (Matius 5:16). Menjadi Wanita Katolik RI berarti menghadirkan iman bukan hanya melalui kata-kata, melainkan melalui karya, pelayanan, kepedulian, dan keberanian untuk hadir di tengah masyarakat. Kesaksian iman diwujudkan dalam keluarga, lingkungan, Gereja, maupun kehidupan sosial, dengan membawa kasih, persaudaraan, perdamaian, dan kepedulian kepada sesama.

Kardinal Ignatius Suharyo mengingatkan bahwa umat beriman dipanggil untuk “berkarya dengan terlibat, mulai dari keluarga, lingkungan, Gereja dan masyarakat; menjadi pendamai di antara yang berkonflik dan pemersatu tanpa melihat perbedaan.” Inilah semangat yang selaras dengan panggilan Wanita Katolik RI: bukan sekadar menjadi bagian dari masyarakat, tetapi menjadi pribadi yang menghadirkan wajah Kristus melalui tindakan nyata, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.

Paus Fransiskus pun mengajak perempuan untuk memelihara “passion for Christ and passion for humanity”, semangat mencintai Kristus sekaligus mencintai manusia. Maka, semoga Wanita Katolik RI semakin mampu menjadi terang, penggerak kebaikan, dan saksi iman yang hidup di tengah masyarakat. Semoga langkah awal DPC Santo Fransiskus Xaverius, Pacitan ini menjadi awal karya yang penuh sukacita, pelayanan, persaudaraan, dan berkat bagi Gereja serta masyarakat.

Puji syukur, pembukaan cabang DPC Santo Fransiskus Xaverius, Pacitan telah terselenggara dengan lancar pada 8 Agustus 2026.